Yo yang disana!
Hari apa coba hari ini.....
Tebak dums tebak....
.......
................
YAP BENAR SEKALI!
Hari ini hari kamis.
Hari ini aku 'hampir gatidur'.
"kok bisa? Gila aja lo gatidur!" mungkin terpikirkan dipikiran anda
Kenapa aku bisa terperangkap di dalam situasi itu? sungguh mengerikan.
Ini semua terjadi karena negara api menyerang #loh
bukan deng
Hari ini tuh ada kumpul disanggar. Anak sanggar ditunjuk sama pa aep buat jadi petugas upacara buat hari senin besok. Makanya mereka latihan dari hari ini.
Dan kumpulnya itu jam 9.
Sedangkan pada saat itu (ceritanya jam 2 malem) aku bener bener ga ngerasa ngantuk.
*Panik stadium 3*
Apakah harus ga tidur sampe pagi? Untuk memperkecil kemungkinan telat dateng ke kumpul sanggar.
Pada akhirnya, aku melotot sampe jam setengah 5an. Karena ibu sama bapak mulai bangun.
Karena takutnya dimarahin, akhirnya aku pura pura tidur. Dan akupun...........ketiduran.
Dan baru bangun JAM DE-LA-PAN 8!
Are you kidding me?
*Panik stadium akhir*
Dalam waktu singkat akupun selesai mandi, yang paling makan waktu itu pas milih baju.
HAH BAJU LAPUR SEMUA. yaudahlahya, yang penting pake baju.
Akhirnya aku pun memutuskan unutk memakai kaos milik mba ulan dan jeans.
Tanpa sarapan, aku langsung mengebut menuju sanggar.
Dan ternyata, pas aku sampe sanggar, baru BERTIGA. errmmm WHAT?!
Akupun terduduk lemas di meja komputer sanggar. Mencoba sabar (halah).
Setelah selang beberapa menit. Om aji dateng mengendarai sepeda CAMEL hitam legam MUAHAHAHA.
Lalu mila, arti dan biyya pun dateng.
Kami baru memulai latihan (secara resmi) pada pukul setengah 10.
Selama 20 menit kami berlatih individual
Lalu sisa waktu lainnya dipakai untuk latihan bersama sama.
Biyya dapet sms dari kang braja, bahwa kami ditunggu kang Braja di museun geologi pukul setengah 1.
Setelah istirahat dan shalat, kami pun langsung berangkat.
Kami memutuskan pergi mengendarai bus. Pada saat kami berada diujung jalan mutiara, Bus damri jurusan Dipatiukur lewat. WHAT?! Akhirnya kami menunggu untuk bis selanjutnya, kami menunggu sekitar 15 menit.
Disaat menunggu bis, aji dan ismaya makan sambil berdiri. Aji makan 2 makanan sambil berdiri, kira kira kena 100 jongki. Ismaya makan gorengan lontong isi kira kira 75 Jongki. MUAHAHAHA
Pas lagi nunggu bis, aku arti sama mila juga sempet galau, karena lama nunggu bis pengennya naik taksi aja.
Tapi Prima keukeuh pengen naik bis. Akhirnya kami bertiga mengalah.
Perjalanan menuju museum sungguh sunyi.
Sesampainya di museum, kami pun mencari Kang Braja. Sesaat setelah menemukan Kang Braja, kami diminta untuk melihat ke profil penemu manusia purba pertama yang terletak di tangga menuju lantai 2, kami juga diminta untuk mencari kesalahan kata yang terdapat didalam biografi singkat tersebut.
Ternyata kesalahannya adalah, seharusnya kata yang benar adalah Pithecantropus Erectus. Namun kata yang tercantum adalah Pithecantopus.
Aku yakin, pasti para homo erectus tidak suka namanya diolok olok menjadi Pithe.
Nah setelah berkeliling, kang braja mengajak kami berenam untuk membuat lingkaran kecil. Kami mengobrol mengenai kegiatan yang bisa dilakukan saat liburan Tahun Baru Imlek.
Karena udah tau pasti gabakal diijinin sama ibu ataupun bapak, jadi aku diem aja:-(
Setalah itu, kang Braja mengadakan permainan cerita bersambung, jadi satu orang diberi kesampatan menulis 1 paragraf selama 2 menit, sungguh tidak adil.
Judul ceritanya "FOSIL GAJAH"
Silahkan cek di artikel selanjutnya yaaa RAME HAHAHA
Setelah itu, kami langsung bergegas menuju auditorium. sungguh film yang absurd.
Kami hanya menonton selama sekitar 10 menit, lalu DOOM. selesai.
satu satunya cerita yang menarik adalah fosil hewan purba laut ditemukan di Puncak tertinggi di dunia, Mount Everest. SWAG. Kewren abes.
Kenapa bisa terjadi? Bumi kita selalu bergerak tanpa kita sadari. Nah pada saat itu, Daratan India bergerak menuju Asia dan menabrak Asia, akibatnya, air laut 'tersingkirkan' dan mulai muncul daratan.
Nah setelah itu kami beranjak pulang. Kang Braja menganjurkan kami naik bis saja. Lebih murah, dan lebih adem. cukup 3000 dari Monumen Perjuangan sampe Jalan BKR. sungguh indah.
Nah selang beberapa waktu, bis mulai penuh. Sungguh tidak nyaman.
Kang Braja, Aji, Prima, Mila dan Arti turun di perempatan pizza bubat. Aku turun di alifa lalu naik becak dan Ismaya berhenti di sriwijaya lalu naik angkot.
dan akhirnya, NYAMPE RUMAH!
nyampe rumah langsung cuci kaki.
MAKAN! finally! setelah dari pagi belum makan!
Lalu sekarang, aku mba ulan ajeng dan mas pandu sedang menunggu delivery KFC yang tak kunjung datang.
Bye~!